5 Ciri Khas Mahasiswa Arsitektur

 

Setelah membaca judul tulisan diatas, kamu pasti refleks mengingat-ingat teman kamu yang sementara kuliah atau pernah kuliah di Jurusan Arsitektur. Dilihat dari segi perawakan, kebiasaan dan lainnya, mahasiswa arsitektur memang punya kekhasan tersendiri dibanding mahasiswa jurusan lain, apa saja sih 5 khas yang menandai kamu mahasiswa arsitektur? Yuk kita simak

  1. Membawa tabung gambar kemana-mana. Pernah tidak, kamu melihat mereka membawa tabung berwarna hitam digendong kemana-mana? Mahasiswa jurusan lain pasti sering menebak-nebak atau berkelakar, dengan berkata “kira-kira isinya apa yaa? Pedang? Golok atau panah buat tawuran? Duhh, seram amat sih!”.

Buang jauh-jauh pikiran tersebut, karena sesungguhnya isi dalam tabung adalah hal yang paling berharga bagi mahasiswa arsitektur. Jika seorang polisi, pistolnya diibaratkan istri pertama yang harus dijaga baik-baik. Maka tabung gambar mahasiswa arsitektur ini sama nilainya. Tidak terbayang bagaimana galaunya jika sebuah tabung berisi gambar-gambar tugas ini sampai hilang atau rusak karena terkena air atau kotor. Bisa-bisa gambarnya tidak diterima oleh dosen yang bersangkutan padahal gambarnya dikerjakan selama berhari-hari tanpa tidur sedikitpun!

  1. Mengerjakan tugas berhari-hari dan kurang tidur adalah hal yang biasa bagi mahasiswa arsitektur. Keluar rumah dari pagi-pagi buta sebelum terbitnya matahari dan pulang larut malam membuat mereka jarang mendapatkan pentingnya vitamin D dari matahari. Sehingga kebanyakan mahasiswa arsitektur terlihat seperti vampire, pucat!

Tapi pucat dan lusuh hanya tampak depannya saja, kebanyakan mahasiswa arsitektur lebih bahagia dari mahasiswa lain. Mereka tidak punya waktu untuk bergalau-galau ria dan memikirkan hal-hal yang sepele. Mending memikirkan tugas gambar yang bertumpuk, dibanding memikirkan pacar yang seharian tidak memberi kabar. Ya kan? hehe

  1. Tapi mahasiswa arsitektur tidak melulu kerja tugas kok, sekali-kali mereka juga suka ke mall atau sekedar hangout di café-café barsama teman-teman lainnya. Tapi kalo ke mall, bukan etalase dan jejeran barang diskon yang menarik perhatian mereka. Mereka lebih tertarik memperhatikan detail lantai, detail plafond, atau bentuk-bentuk interior yang disuguhkan retail-retail tersebut. Bahkan tidak sedikit yang lebih memilih mengambil gambar detail sebagai bahan referensi tugas dibanding selfie atau wefie dengan teman-temannya. Menarik bukan ?
  1. Jangan tanyakan beda lipstik 50 ribu dengan lipstik 500 ribu pada mahasiswi arsitektur. Dia Lebih tahu beda paku beton dengan paku biasa berikut harga-harganya. Mahasiswi arsitektur lebih tahu perlakuan pada sebuah besi, apakah sebaiknya dilas atau dibaut. Dibanding beda penggunaan bedak yang dibaur atau yang diusapkan langsung pada wajah. Urungkan niatmu untuk memintanya membantu memakaikan bulu mata palsu, sebaiknya minta dia untuk menggambarkan alis. Karena sudah pasti lebih proporsi!
  1. Umumnya tas mahasiswi jurusan lain berisi buku, pulpen atau alat makeup sekadarnya untuk touch up riasan diwajah. Hal ini tentu berbeda dengan mahasiswi jurusan arsitektur yang isi tasnya lebih mirip etalase toko Alat Tulis Kantor (ATK) dengan berbagai macam ukuran pulpen dan pensil mulai dari pensil H, pensil B, 2B sampai pensil 8B, dll.

Belum lagi meteran yang selalu setia dibawa kemana-mana. Jadi jangan coba-coba pakai trik gombal yang biasa dilakukan anak-anak muda jaman sekarang kepada mahasiswi arsitektur.

Misalnya nih: “dek, kamu bawa meteran nggak?”Kalo mahasiswi jurusan lain jawabnya: “nggak!kenapa ya?”Kan enak menyambung gombalan, “tapi nomer telefon punya kan?”

Tapi kalo mahasiswi arsitek ditanya “dek, kamu bawa meteran nggak?” malah dijawab, “iya nih ada, mau pinjam?”. Nah loh, kan bingung mau lanjut gombalannya gimana. Hehehe. Saran saya, carilah gombalan yang lebih mumpuni untuk mahasiswi arsitektur.

 

 

 

 

 

 

Iklan

Satu tanggapan untuk “5 Ciri Khas Mahasiswa Arsitektur

  1. meteran!!!sampe sekarang masih jadi one of my essential things in bag! dan masih saja membuat orang kadang terheran-heran…kenapa di tas make up nyasar meteran??!? 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s